Friday, October 24, 2014

Besaran Fisika

Pernahkah Anda membawa sebuah ember kosong lalu mengisinya dengan air? Apakah ada perbedaan ketika membawa ember kosong dengan ember yang berisi air? Tentunya ember yang berisi air akan terasa lebih berat dan lebih sulit untuk diangkat. Mengapa Anda bisa mengatakan demikian? Hal tersebut dikarenakan ada perbandingan yang dirasakan antara ember berisi air dengan ember kosong. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan membandingkan ukuran berat antara keduanya menggunakan timbangan atau neraca.
Dalam kehidupan sehari-hari tentunya kita telah megalami berbagai peristiwa seperti hal di atas. Kegiatan membandingkan objek yang akan diukur dengan alat ukur yang digunakan sebagai satuan dinamakan pengukuran. Contoh sederhana pengukuran
yng sering kita lakukan adalah menimbang berat badan dengan timbangan, mengukur tinggi dengan sebuah meteran, bahkan ketika kita berbelanja di pasar pun kita telah belajar tentang pengukuran. Dalam pengukuran ada yang disebut besaran dan ada pula yang disebut saruan. Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dapat dinyatakan dengan angka, sedangkan satuan adalah pembanding dalam suatu pengukuran. Satuan yang digunakan untuk melakukan pengukuran dengan hasil yang sama atau tetap untuk semua orang disebut satuan baku, sedangkan satuan yang digunakan untuk melakukan pengukuran dengan hasil yang tidak sama untuk orang yang berlainan disebut satuan tidak baku. Besaran dalam fisika dibedakan menjadi besaran pokok dan besaran turunan. Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditentukan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lainnya.  Untuk lebih lanjutnya, read more

No comments:

Post a Comment